Hj Umiyati: Barrier Gate Jangan Sekadar Pajangan, Sistem Parkir Harus Transparan

PARTAI 18 Sep 2026 18:55 3 min read 21 views By Aril

Share berita ini

Hj Umiyati: Barrier Gate Jangan Sekadar Pajangan, Sistem Parkir Harus Transparan
Anggota DPRD Kota Makassar Hj Umiyati saat mendampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam peresmian Kantor Unit Pelayanan Parkir (UPP) Anjungan Pantai Losari sekaligus Grand Opening penerapan barrier gate, Jumat (11/9/2026).

MAKASSAR, ZATERANEWS.COM — Penerapan barrier gate di kawasan Anjungan Pantai Losari tidak boleh berhenti sebagai simbol modernisasi. Sistem tersebut harus mampu membenahi tata kelola parkir, memastikan transaksi tercatat secara transparan, sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.

 

Pesan itu disampaikan Anggota DPRD Kota Makassar Hj Umiyati saat mendampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam peresmian Kantor Unit Pelayanan Parkir (UPP) Anjungan Pantai Losari sekaligus Grand Opening penerapan barrier gate, Jumat (11/9/2026).

 

Menurut Umiyati, pembenahan sistem parkir di kawasan strategis seperti Pantai Losari harus berorientasi pada kualitas pelayanan, bukan semata mengejar peningkatan penerimaan daerah.

 

“Yang paling penting bukan hanya bagaimana meningkatkan pendapatan, tetapi bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik. Sistem harus jelas, transaksi transparan, petugas profesional, dan masyarakat merasa aman serta nyaman,” ujarnya.

 

Teknologi Harus Bisa Diawasi

 

Umiyati menilai penerapan barrier gate menjadi langkah penting dalam membangun sistem parkir yang lebih tertib dan terukur.

 

Dengan sistem yang semakin terintegrasi, pencatatan kendaraan dan transaksi diharapkan lebih akurat sehingga ruang terjadinya kebocoran dapat ditekan.

 

Namun, ia mengingatkan teknologi tidak akan cukup tanpa pengawasan dan petugas yang mampu menjalankan sistem sesuai ketentuan.

 

Karena itu, keberadaan Kantor UPP Anjungan Pantai Losari juga diharapkan tidak sekadar menjadi fasilitas administratif, tetapi benar-benar menjadi pusat pelayanan dan pengawasan operasional parkir di kawasan tersebut.

 

Losari Jadi Ujian Tata Kelola Parkir

 

Pantai Losari merupakan salah satu ruang publik dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Karena itu, pengelolaan parkir di kawasan tersebut dinilai menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan publik Kota Makassar.

 

“Pantai Losari adalah wajah Kota Makassar. Jadi pelayanan parkir di kawasan ini harus mencerminkan wajah kota yang modern, tertib dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” kata Umiyati.

 

Ia pun mendorong Perumda Parkir Makassar tidak berhenti pada penerapan barrier gate di Anjungan Pantai Losari.

 

Sistem berbasis teknologi, menurutnya, perlu terus dikembangkan dan diperluas ke kawasan strategis lainnya dengan tetap memastikan kesiapan infrastruktur, petugas, pengawasan, serta mekanisme transaksi.

 

DPRD Ingatkan Jangan Berhenti di Seremoni

 

Umiyati secara khusus meminta agar penerapan sistem baru tersebut dapat diukur berdasarkan hasilnya di lapangan.

 

“Kami berharap ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi awal dari peningkatan kualitas pelayanan parkir secara berkelanjutan. Kalau sistemnya baik, pengawasannya baik dan petugasnya profesional, tentu masyarakat juga akan memberikan dukungan,” tuturnya.

 

Pernyataan tersebut sejalan dengan arah pembenahan perparkiran yang disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat peresmian. Munafri menekankan bahwa penataan parkir perlu dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya berhenti pada pemasangan barrier gate.

 

Dengan demikian, tantangan berikutnya bukan lagi sekadar menghadirkan perangkat teknologi, tetapi memastikan sistem tersebut benar-benar bekerja: kendaraan tercatat, transaksi transparan, pelayanan berjalan profesional, dan penerimaan daerah dapat dipertanggungjawabkan.

 

Bagi DPRD, modernisasi parkir harus bermuara pada dua hal yang dapat dirasakan langsung masyarakat: tata kelola yang lebih tertib dan pelayanan publik yang lebih transparan.

Zatera News